Borneo Adventure
Barcode Scanner

Kamar 808 Grand Mahakam, Benarkah Ada Selingkuh Disana?

Sekilas setelah saya melihat liputan salah satu stasiun TV Nasional tentang profil dan liputan mengenai kasus pembunuhan yang melibatkan ketua KPK Antasari Azhar, saya jadi merasa semakin yakin ada skenario tersembunyi dibalik semua itu.

Bayangan saya sebelumnya dan banyak orang lain di negeri ini tentunya akan memvisualisasikan pertemuan antara Rani dan Ketua KPK Antasari Azhar di sebuah kamar hotel mewah dimana didalamnya ada Spring Bed bagus (Tempat Tidur) sebagaimana kamar hotel pada umumnya, dan kalau sudah kita bayangkan sebuah tempat tidur maka arah pikiran kita jadi ke arah yang bukan saja agak agak “ngeres” tapi bisa langsung ke area ” XXX” .

Lanjutnya secara otomatis kita bisa menyimpulkan wah sungguh bejat banget Pak AA yang Ketua KPK, seorang publik figur pemberantas koruptor itu, ternyata kok ya gara gara urusan “selakang” aja sampe tega teganya membunuh dan mempertaruhkan kredibelitasnya yang sejauh ini terhormat dimata sebagian besar masyarakat Indonesia yang memang sangat ingin melihat bangsa ini terbebas dari belenggu penjajah Koruptor yang mengisap darah rakyat.

Kembali kita pada seperti apakah kamar 808 Hotel Grand Mahakam itu? waktu saya lihat di TV ternyata sangat jauh dari gambaran sebuah standar kamar hotel pada umumnya, terutama keberadaan tempat tidur (Bed) yang menjadi simbol pikiran ngeres dan sebuah hubungan terlarang “perselingkuhan” walaupun tidak menutup kemungkinan kalo nafsu lagi naik di ubun ubun di mana saja bisa terjadi dan dilakukan sebuah hubungan yang saya maksud diatas.

Salah Satu Sudut Kamat 808 Hotel Grand Mahakam, yang di opinikan menjadi tempat perselingkuhan Ketua KPK dengan Caddy Rani, Kamar itu biasa digunakan untuk sebuah pertemuan, dan tidak terdapat sebuah Bed (Tempat Tidurpun) disana

Salah Satu Sudut Kamat 808 Hotel Grand Mahakam, yang di opinikan menjadi tempat perselingkuhan Ketua KPK dengan Caddy Rani, Kamar itu biasa digunakan untuk sebuah pertemuan, dan tidak terdapat sebuah Bed (Tempat Tidurpun) disana

Namun kita bisa melihat seperti apakah opini publik digiring, apa yang kita pikirkan sebelumnya? sebelum melihat kejelasan gamblang?

Tidak ada tendensi apapun dari tulisan saya untuk membela AA kalau dia tidak berselingkuh karena saya bukan pengacara dan apa apanya, namun nurani saya jadi merasa kok ada hal yang berkembang menjadi sebuah opini publik dan menjadi sebuah acuan kebenaran.

Ada hal yang terlalu dini untuk disimpulkan terlalu jauh, sampai menjadi sebuah penghakiman oleh masa dan bisa jadi suatu pembunuhan karakter seoarang Antasari Azhar dimana kita belum punya cukup fakta untuk mengadili beliau. Sejauh ini publik sedang menantikan kinerja dari Polri dimana hal ini di tangani oleh Polda Metrojaya.

Mudah mudahan kejelasan yang hakiki dinantikan oleh jutaan masyarakat Indonesia bisa terwujud dengan di temukannya motif dan siapa pelaku sebenarnya dari pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen, jangan sampai tangan tangan kotor yang memang sangat berharap institusi KPK akan ompong bahkan lenyap bisa bersorak karena terwujud impiannnya.

Beberapa hal yang sungguh dirasa janggal oleh banyak kalangan menjadikan kecurigaan bahwa kasus ini adalah rekayasa untuk menghancurkan KPK atau upaya balas dendam pada KPK.

Filed Under: Ruang Hatiku

Toko Barcode

Comment using your Facebook

RSSComments (1)

Trackback URL

Comments are closed.