Sadis, ABG 15 Tahun Setubuhi Siswi SD Setelah Membunuhnya
mesin kasir | Jun 21, 2009 | Comments 6

Ilustrasi. Remaja Sadis Tega Menghabisi Nyawa Anak SD dan Setelah itu Menyetubuhinya
Remaja berusia 15 tahun asal Upang, Kecamatan Makartijaya, Banyuasin, Sumatera Selatan, ini tergolong sadis. Remaja putra bernama Bujang itu tega membunuh gadis kecil sedesanya, Atik Asmara, yang masih berusia 12 tahun kemarin.
Bujang menghunjami tubuh korban dengan delapan tusukan. Lebih sadis lagi, pemuda itu sempat menyetubuhi ABG yang sudah menjadi mayat tersebut. Mayat korban yang terbujur kaku ditemukan tergeletak di areal persawahan di Desa Mekarsari, Kecamatan Muara Telang, yang dulunya merupakan lokasi transmigrasi itu.
Berdasar informasi yang dihimpun koran ini, korban yang masih duduk di kelas VI SD itu berniat membeli kaus kaki di Pasar Telangjaya. Dia menempuh perjalanan dua kilometer dari rumahnya tersebut dengan sepeda angin.
Di tengah perjalanan, dia bertemu pelaku yang mengendarai sepeda motor. Korban setuju ketika pelaku menawarinya untuk membonceng dengan sepeda motornya. Mereka pun lantas berboncengan setelah korban menitipkan sepeda anginnya di rumah salah seorang warga.
Tidak ada yang tahu pasti apa yang terjadi selama perjalanan ke pasar itu. Warga hanya tahu, pelaku datang sendiri untuk mengambil sepeda korban. ”Wajahnya pucat dan dia terkesan terburu-buru,” kata warga yang dititipi sepeda tersebut.
Karena curiga, warga itu pun melapor ke kakak ipar korban, Hendra, yang bekerja di perkebunan PT Tunas Baru Lampung (TBL) di kawasan Mariana, Kecamatan Banyuasin I. Pencarian korban pun dilakukan. Hasilnya, dia ditemukan sudah jadi mayat dengan delapan luka tusuk di areal persawahan.
Saat ditemukan, posisi tubuh korban telentang dengan baju yang masih lengkap. Banyak percikan darah ditemukan, terutama di delapan luka tusuk tersebut. Yang juga mencurigakan, ditemukan darah -seperti bekas sperma- di celana dalam korban.
Pelaku belakangan menyerahkan diri ke Polda Sumsel didampingi kakak iparnya, Baldot, yang seorang anggota TNI. ”Dia tidak ditangkap, melainkan menyerahkan diri,” jelas Kapolres Banyuasin AKBP Drs Susilo Rahayu Irianto melalui Kapolsek Muaratelang AKP Marjono.
Setelah pelaku menyerahkan diri, petugas menyita sepeda motornya sebagai barang bukti. Sementara itu, hasil visum dokter menunjukkan bahwa korban mengalami delapan luka tusuk di pinggang dan punggungnya.
Pemeriksaan itu juga menunjukkan bahwa selaput dara korban robek akibat benda tumpul. Juga ditemukan sperma di bagian vitalnya. ”Menurut hasil visum, korban dibunuh dahulu, lalu diperkosa,” tambah Marjono.
Sumber :JPNN Palembang
Artikel Menarik Lain:
Filed Under: Ruang Berita Terkini




