Akhirnya Garuda Boleh Terbang Ke Eropa Lagi
mesin kasir | Jun 23, 2009 | Comments 9

Maskapai Kebanggaan Bangsa Indonesia ini Akhirnya Bisa Ke Eropa Kembali
Lawatan Menneg BUMN Sofyan Djalil ke Prancis pekan lalu membawa dua manfaat ganda. Selain membereskan restrukturisasi utang Garuda, pemerintah juga mendapat kabar rencana dibukanya kembali rute penerbangan ke Eropa.
Menurut Sofyan Djalil, komisi Uni Eropa sudah menyatakan rencana untuk tidak memberlakukan lagi larangan terbang (travel ban) bagi maskapai penerbangan asal Indonesia. “Diplomat kita sudah meeting lagi (dengan komisi Uni Eropa), kabarnya Juli akan dibuka,” ujarnya usai Rapat Kerja dengan DPD kemarin (22/6).
Pelarangan terbang terhadap 51 maskapai Indonesia ke Eropa terjadi sejak Juli 2007, kemudian molor hingga November 2007, bahkan diperpanjang lagi hingga saat ini. Awalnya, pelarangan itu muncul atas penilaian UE terkait belum terpenuhinya standar keamanan maskapai penerbangan Indonesia.
Sofyan mengatakan, jika larangan terbang segera dicabut, pihaknya memastikan Garuda akan kembali mengangkasa di Eropa. Salah satu rute yang sebelumnya prospektif bagi Garuda adalah Jakarta-Amsterdam. ”Ini akan sangat baik bagi bisnis Garuda,” katanya.
Selain mendapat kabar segera dihentikannya larangan terbang, lawatan Sofyan pekan lalu juga dalam rangka menyelesaikan utang Garuda kepada European Export Credit Agency (ECA). ”Restrukturisasinya untuk utang-utang lama,” ujarnya.
Saat ini, restrukturisasi utang Garuda memang menjadi salah satu agenda utama Kementerian BUMN. Sebab, selain jumlahnya yang menggunung, keberadaan utang tersebut juga mengurangi kemilau kinerja perseroan. Bahkan, utang menumpuk itu pula yang menjadi alasan mandeknya proses penawaran saham perdana (initial public offering/IPO) Garuda.
Sebagai catatan, saat ini utang Garuda mencapai USD 740 juta. Utang itu terdiri dari kewajiban kepada ECA sebesar USD 400 juta maupun Bank Mandiri sebesar USD 100 juta berupa obligasi konversi, dan USD 130 juta dalam bentuk promisionary notes.
Menurut Spfyan, saat ini Garuda juga sedang bersiap untuk kembali memesan pesawat baru untuk memperkuat armada. “Ada juga yang sudah diorder, tinggal delivery saja,” ujarnya.
Data Garuda menyebut, tahun ini maskapai tersebut akan menerima empat pesawat Airbus 330-200. Salah satu pesawat sudah tiba dan sudah dioperasikan, sedangkan tiga pesawat yang lain akan tiba bulan Juli, Agustus, dan Oktober. Selain empat unit Airbus tersebut, tahun ini Garuda juga akan mendatangkan lima unit pesawat Boeing 737-800. (owi/fat) JPNN
Filed Under: Ruang Berita Terkini





