Lagi 2 Warga Dinyatakan Positif Flu Babi Di Indonesia
mesin kasir | Jun 24, 2009 | Comments 0

Virus H1N1 sudah mulai berkembang di Indonesia
Pemerintah mengumumkan dua kasus positif influenza A (H1N1) atau flu babi baru yang dikonfirmasi laboratorium dalam dua pekan ini.
“Setelah sekian bulan tanpa kasus, ada dua warga yang baru datang dari luar negeri dikonfirmasi positif terinfeksi flu H1N1,” kata Menteri Kesehatan (Menkes) Siti Fadilah Supari di Jakarta, Rabu.
Kedua korban infeksi virus influenza A (H1N1) tersebut yakni seorang pilot berinisial WA (37) asal Jakarta dan seorang warga negara Inggris berinisial BM (22) yang tinggal di Australia dan sedang berada di Bali.
WA pada 14 Juni berkunjung ke Australia dan pada 18 Januari ke Hongkong. Tanggal 19 Juni dia mengalami demam lalu memeriksakan diri ke RS Penyakit Infeksi Sulianti Saroso dan hingga kini masih dirawat di sana.
Sementara BM pada 19 Juni berkunjung ke Bali dan 20 Juni berobat ke RS Sanglah (Denpasar) dengan membawa kartu waspada kesehatan (Health Allert Card). “Kedua pasien dalam keadaan baik namun masih diisolasi di rumah sakit,” katanya.
Ia menambahkan, kedua pasien tersebut baru diizinkan keluar dari ruang isolasi rumah sakit setelah dinyatakan negatif atau sembuh dari infeksi virus influenza A (H1N1). Hal itu untuk mencegah virus influenza A (H1N1) menyebar cepat dalam masyarakat seperti yang terjadi di beberapa negara tetangga.
“Karena di Australia, semula penularan terjadi karena kasus impor tapi kemudian menular ke warga Australia dan selanjutnya menular antar warga di negara itu secara cepat. Saat ini di sana kasusnya cukup banyak,” katanya.
Menkes menambahkan, saat ini empat warga negara Indonesia yang berada di luar negeri juga dilaporkan positif terinfeksi flu A H1N1 dan dirawat di sana. Tiga di antaranya merupakan WNI yang tinggal di Singapura dan satu lainnya WNI yang bermukim di Australia namun sedang berlibur di Singapura.
“Ada juga laporan infeksi pada seorang pegawai kita yang sedang mengikuti pelatihan di Beijing dan satu WNI lagi di Makau, namun belum ada laporan konfirmasi positif,” kata Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Departemen Kesehatan Tjandra Yoga Aditama.
Menkes menjelaskan, pemerintah meningkatkan kewaspadaan sehubungan dengan adanya dua kasus baru tersebut dan laporan penularan flu baru di negara-negara yang berdekatan dengan Indonesia termasuk Australia, Malaysia, Singapura, Filipina, Thailand dan Vietnam.
“Surat edaran terkait kasus baru akan dikirim ke daerah. Aktivitas di semua fasilitas kesehatan termasuk rumah sakit, kantor kesehatan pelabuhan, dan laboratorium ditingkatkan,” katanya. (antara/gor)
Artikel Menarik Lain:
Filed Under: Ruang Berita Terkini




