Lambatnya Penanganan, Yunus "Manusia Bersisik" Itu Akhirnya Meninggal Dunia
mesin kasir | Jun 30, 2009 | Comments 3

Yunus, sebelum meninggal, menurut rencana sebetulnya akan dirujuk ke RS Hasan Sadikin Bandung namun lambannya proses administrasi menjadikannya semakin parah dan tidak terselamatkan
Penderita penyakit kulit kronis yang dijuluki “manusia bersisik”, Ahmad Yunus (24), warga Kampung Cilentah, Desa Curug, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Karawang.
Yunus tidak dapat tertolong nyawanya saat mendapat perawatan di ruang Telukjambe RSUD Karawang atau ruang perawatan gratis khusus keluarga miskin (gakin), Senin sore.
Ibu Yunus, Ny. Cicih Warsiah (50), mengaku sedih atas meninggalnya anak pertamanya dari empat bersaudara itu. Selain dikenal dengan anak yang baik, Yunus juga dikenal sayang kepada adik-adiknya.
Dikatakannya, beberapa jam sebelum mengembuskan nafas terakhir, Yunus hampir tidak tertolong ketika hendak buang air besar pada Senin (29/6) pagi, sekira pukul 4.00 WIB. Saat itu, Yunus tiba-tiba sulit bernafas seperti orang yang sedang sekarat, ketika hendak buang air besar.
Menurut dia, saat dirawat di RSUD Karawang, Yunus hanya diperiksa oleh dokter umum. Dalam pemeriksaan itu, Yunus tidak dioperasi dan hanya mendapat infus serta alat bantu pernafasan. Sedangkan dari hari ke hari, kondisi Yunus semakin parah.
“Selama diperiksa, hanya dokter umum yang memeriksa anak saya, bukan dokter spesialis kulit. Jadi akhirnya meninggal dunia,” katanya.
Sementara itu, mengenai penyebab meninggalnya Yunus, hingga kini pihak RSUD Karawang belum memberikan keterangan resmi. (Sumber Antara News)
Filed Under: Ruang Berita Terkini





