Borneo Adventure
Barcode Scanner

Kontroversi "Film JK" , Hanung Bramantyo Menolak Disebut Kampanye

Kontroversi Film JK yang diputar di Bioskop

Kontroversi Film JK yang diputar di Bioskop

Musim Kampanye sedang berlangsung, bagaimana bila di tengah musim kampanye itu di semua bioskop 21 sebelum film diputar di tontonkan film salah satu calon presiden tentang cerita figurnya dan pandangan pandangannya? Anda sendiri yang menilai.

Namun Hanung Bramantyo menolak karya film pendeknya tentang calon presiden (capres) Jusuf Kalla (JK) yang berjudul Film JK sebagai film propaganda.

“Saya hanya bikin film tentang orang. Film ini bercerita bapak (JK) gimana bisa begini, dari kecil gimana. Pemenang fisika saja bisa dibuat film, apalagi ini JK. Ini bukan (film) kampanye. Kalau kampanye, terus ada jargon-jargon politik, saya enggak mau. Ini tidak berbau campaign,” ujarnya di XXI Djakarta Theater, Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (30/6).

Sejak beberapa hari lalu, film yang dibintangi Ikhsan, jawara Indonesian Idol season 3 itu, sudah mulai diputar di sejumlah stasiun televisi dan bioskop-bioskop. Di jaringan bioskop di Tanah Air, film berdurasi enam menit itu muncul pada space iklan bioskop sebelum film utama diputar.

Penyataan Hanung yang menampik bahwa film garapannya itu bagian dari usaha kampanye capres JK, ditanggapi psikolog Tika Wibisono. “It is campaign. Tadi saya becandain Hanung. Hanung bilang bukan. Maksud loh?” celetuk Tika.

Menurutnya, film pendek Hanung mengenai JK itu jelas-jelas bagian dari cara kampanye salah satu capres. Apalagi, dirilis pada musim kampanye. “Ini soft campaign. Muka JK banyak keluar, dengan kredo-kredonya. Kalau mau biografi harus pure enggak ada opini pribadi. Enggak ada itu pendapat JK, pemimpin harus gini. Ini jelas kampanye. Tepat lagi waktunya (masa kampanye),” paparnya. Kompas

Artikel Menarik Lain:

Filed Under: Ruang Berita Politik

Comment using your Facebook

RSSComments (3)

Trackback URL

Comments are closed.