Sosro Akhirnya Perkarakan Hoax Blogger "hariadhi.wordpress.com"
mesin kasir | Jul 01, 2009 | Comments 36

Teh Botol Sosro Merasa Dirugikan Oleh Tulisan Blogger
Ini merupakan suatu bahan koreksi buat kita para blogger dalam berkreatifitas dan berkarya, kita memiliki kebebasan dan kreatif namun tanpa merugikan pihak lain dengan karya cipta kita. Berita atau artikel dan tulisan yang heboh dan bombastis seringkali memang akan sangat menarik pengunjung dan mendongkrak traffik/ kunjungan namun harus kita fahami juga kalau kita perlu mempertimbangkan efek akibat dari kehebohan yang mungkin saja merugikan pihak lain. Namun pada akhirnya semua itu terpulang pada tanggung jawab kita untuk menerimakonsekuensi dari karya tersebut.
Produsen air minum teh dalam kemasan PT Sinar Sosro tercemarkan nama baiknya oleh hoax (berita bohong) yang tersebar melalui blog dan email di dunia maya. Pihak perusahaan akhirnya melaporkan kasus tersebut ke Polda Metro Jaya (PMJ).
Pihak perusahaan baru mengetahui adanya hoax yang beredar secara luas pada 5 Mei 2008. Dalam hoax tersebut disebutkan bahwa air minum teh Sosro mengandung zat yang disebut hydroksilik acid dan telah merenggut korban jiwa.
“Padahal zat itu (hydroksilik acid) adalah nama lain dari senyawa air, ” kata staf marketing PT Sinar Sosro, Alex Rumondor di Mapolda Metro Jaya, Selasa (30/6).
Setelah diketahui adanya hoax yang beredar luas, kata Alex, pihak perusahaan kemudian melakukan penelusuran untuk mencari asal muasal hoax tersebut. Akhirnya didapati berita palsu itu pertama kali dimuat di laman hariyadhi.wordpress.com.
“Sekitar tanggal 6 Juni penulis mengakui di dalam blog-nya bahwa dia lah yang menyebarkan hoax itu, ” tutur Alex. Menurut pengakuan si penulis, Hariyadhi, 25, hoax itu ditulisnya sebagai bahan diskusi untuk kasus efek pemasaran di sebuah forum milis.
Dikatakan Alex, akibat hoax yang ditulis oleh Hariyadhi, penjualan teh Sosro sempat terganggu. “Ada beberapa pelanggan perusahaan besar yang mempertanyakan kebenaran tulisan itu. Bahkan ada yang sampai menghentikan pemesanan, ” ungkapnya.
Pada 19 Juni lalu, perusahaan yang mempekerjakan 10 ribu karyawan itu melaporkan Hariyadhi ke Polda Metro Jaya. Mahasiswa tingkat akhir di Institut Kesenian Jakarta itu diduga telah melakukan pencemaran nama baik.
“Hari ini Hariyadhi sedang diproses dan masih di BAP. Sejauh ini dia sangat kooperatif dan mengaku telah membuat kesalahan, ” beber Alex. Bahkan, Hariyadhi juga telah memuat pernyataan permintaan maaf di blog-nya. Penanganan kasus itu kini tengah dalam proses di Satuan Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus) Polda Metro Jaya.
Kendati demikian, pihak Sinar Sosro membuka segala kemungkinan untuk berdamai dengan Hariyadi, “Sederhana saja. Asal ada permintaan maaf dan ada penyesalan” tandas Alex. Dia berharap agar orang-orang yang tidak mengerti tentang hoax bisa menghindarinya karena efek yg terjadi bisa sangat besar. (Media Indonesia)
Dalam sebuah posting di blog nya Hariadhi sudah melakukan posting penyesalan dari tulisannya tersebut
Tentu saya menyesal. Tapi saya bukan tipe orang yang menyesal lalu sesugukan di pojok kamar lalu gantung diri. Itu bukan menyesal versi saya.
Saya menyesal karena sudah membuat tulisan yang membuat Teh Botol Sosro tercemar. Karena itu saya perbaiki lagi. Saya bilang ke ribuan orang bahwa Teh Botol Sosro itu aman, dan tulisan saya itu hoax (goblok apa, ada penulis hoax mau cape-cape membantah hoax yang dia buat sendiri?). Saya jelasin kenapa hoax itu bisa ada. Saya kasih tahu motif saya nulis hoax tersebut. Saya relain diri saya dimaki-maki orang di banyak mailing list. Saya bahkan bocorin strategi rahasia saya untuk memanfaatkan hoax sebagai alat beriklan. Padahal kalau saya mau saya bisa aja jual secara eksklusif ke perusahaan. Udah banyak yang tertarik sama ide ini.
Tentunya ini merupakan pelajaran yang berharga bagi para blogger dalam terus berkarya dan menyuarakan pemikiran serta kreatifitasnya.
Filed Under: Ruang Berita Terkini





