Borneo Adventure
Barcode Scanner

Gus Dur Tolak Hasil Pemilu, Gitu Aja Kok Repot

Suatu kesempatan Gus Dur Bertemu SBY

Suatu kesempatan Gus Dur Bertemu SBY

Mantan Presiden KH Abdurahman Wahid menyerukan kepada masyarakat untuk menolak dan tidak mengakui hasil Pemilihan Presiden 2009. Menurut mantan orang nomor satu ini, proses pilpres 2009 tidak berjalan jujur dan adil serta cacat hukum. “Pilpres jelas-jelas mengandung berbagai permasalahan mendasar, kekisruhan dan cacat hukum,” ujar Gus Dur dalam pernyataan sikapnya yang dibacakan M Saleh Khalid kepada wartawan di kediaman Gus Dur, Jalan Warung Silah No.10, Ciganjur, Jakarta, Senin (13/7/2009).

Sikap politik ini juga ditandatangani beberapa tokoh seperti mantan Kepala Staf Angkatan Laut Slamet Soebijanto, mantan anggota DPR Amin Aryoso, mantan Ketua Umum PB HMI yang juga anggota DPR M Saleh Khalid, pemuka agama Munawar.

Menurutnya, sikap penolakan Gus Dur dan beberapa tokoh, didasari oleh keprihatinan atas rusaknya sistem ketatanegaraan Indonesia melalui pemilihan umum yang berlangsung. Selain itu, KPU selaku pelaksana pemilu bertanggung jawab atas kekisruhan DPT.

Menurut Gus Dur, pilpres telah dicemari dan dirusak oleh ketidakberesan DPT yang proses koreksinya tidak berpatokan pada ketentuan UU Pilpres No 42 tahun 2008 yang pemutakhiran datanya harus tuntas 30 hari sebelum pemilihan.

“Telah nyata-nyata, dan terbukti KPU tidak menjalankan tugas, kewajiban dan tanggung jawabnya dalam penyelesaian DPT tersebut,” ujarnya. (vivanews)

Filed Under: Ruang Berita Politik

Toko Barcode

Comment using your Facebook

RSSComments (3)

Trackback URL

Comments are closed.