Borneo Adventure
Barcode Scanner

Komplotan Perampok Rp 15 Miliar BNI Dibantu Jasa Dukun

Perampokpun dijaman canggih begini pakai jasa dukun

Perampokpun dijaman canggih begini pakai jasa dukun

Setelah dicari-cari selama seminggu lebih, kawanan perampok uang dolar senilai Rp 15 Miliar milik BNI’46 berhasil digulung, Minggu (19/8). Dalam aksinya komplotan penjahat yang berjumlah 15 orang ini menyewa seorang dukun.

Kelompok perampok ini ditangkap di berbagai kota, yakni Jakarta, Bandung, Medan, Lampung, Cirebon, dan Serang. Kelima belas orang ini kini diperiksa di satuan Reserse Mobil (Resmob) Direktorat Resese Kriminal Umum Polda Metro Jaya

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Chrysnanda Dwi Laksana, membenarkan adanya pengkapan itu. Polisi, kata Chrysnanda, sedang mendalami keterlibatan ke-15 orang yang meringkuk di Polda.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi perampokan yang diduga ada kaitannya dengan jaringan terorisme ini juga melibatkan seorang ibu rumah tangga. Ibu berinisial EHA yang ditangkap di rumahnya di Cilincing ini berperan menyediakan lima mobil operasional saat perampokan.

Bahkan dari kelima belas orang itu, beberapa diantaranya masih satu keluarga. Sedangkan seorang dukun yang disewa kawanan tersangka ini untuk membuat linglung pengawal mobil securiti PT Certis Cisco, Bripda Edi Purniawan. Dukun tersebut ditangkap di daerah Serang, Banten.

Ternyata uang hasil rampokan masih nyaris utuh

Ternyata uang hasil rampokan masih nyaris utuh


Uang Rampokan Ternyata Masih Utuh

Pelaku perampokan Rp 15 miliar milik BNI ternyata tidak menggunakan uang hasil rampokannya. Terbukti, uang yang dirampok di Tol Bandara saat diangkut oleh mobil PT Sisco itu hampir utuh.

“Hampir semuanya masih ada,” ujar sumber di Polda Metro Jaya yang enggan disebutkan namanya, Minggu (19/7/2009).

Seperti diketahui, uang Rp 15 miliar milik BNI tersebut dirampok pada Senin 13 Juli lalu di Tol Bandara saat hendak dibawa ke Kantor BNI Pusat dari BNI Bandara. Sopir beserta mobil ikut dibawa kabur oleh perampok. Belakangan, sopir, Abdul Mubalik ternyata terlibat dalam perampokan ini.

“Ada juga keterlibatan orang dalam. Yaitu petugas keamanan dan orang dan sopir si AM,” kata sumber itu.

Adapun mobil yang digunakan pelaku untuk melancarkan aksinya berjumlah 3 buah, yakni Suzuki APV, Toyota Vios, dan Toyota Avanza. Sedang para pelaku ditangkap di lokasi yang berbeda-beda yaitu di Cilincing, Lebak, Bandung dan Cirebon. (KCM&Detik)

Filed Under: Ruang Berita Terkini

Toko Barcode

Comment using your Facebook

RSSComments (2)

Trackback URL

Comments are closed.