Borneo Adventure
Barcode Scanner

Ternyata Noordin M Top Yang di Makasar Adalah Hacker Pembobol Bank

Dikira Noordin M Top Eh Ternyata Seorang Hacker Toh

Dikira Noordin M Top Eh Ternyata Seorang Hacker Toh

PRIA yang mirip buronan teroris kelas kakap, Noordin M Top bernama Taufan Haji alias Mustafa Akbar dinyatakan tidak terkait jaringan teroris. Sang pria itu ternyata seorang hacker, pemain valas, dan pembobol bank.
Hal itu berdasarkan hasil selama dua hari dari tim interogasi penyidik Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan dan Barat atau (sulselbar). Taufan Haji alias Mustafa Akbar dinyatakan murni hacker dan pembobol empat bank dan tidak terkait jaringan teroris, yang diduga karena adanya indentitas ganda.

Saat ini Mustafa masih diperiksa dan belum menjadi tersangka. Menurut Juru bicara Polda Sulselbar, Komisaris Besar Polisi, Hery Subiansauri, hasil pemeriksaan sementara ini masih tahap pengakuan. Kepolisian masih melakukan pengembangan kasus dengan memeriksa ke Surabaya dan Luwu Banggae, tempat dimana Taufan alias Mustafa ini tinggal sebelumnya.

“Pelaku memiliki banyak KTP dan kartu kredit juga visa, paspor, dan ATM dari sejumlah bank. Mengakunya hanya seorang hacker untuk menggunakan valas dan membobol,” kata Hery.

Hery juga menjelaskan penyidik masih memeriksa bank-bank yang pernah dibobol Mustafa. Sebab sampai saat ini belum ada laporan dari bank seperti BII, BCA, Lippo, dan Bank Mandiri yang merasa telah dirugikan.

Meski terkesan hanya ‘pencuri’ namun kepolisian tetap memproses pria itu terkait jaringan teroris. Saat ini kasus tersebut juga tengah didalami oleh Densus 88 anti-teror Mabes Polri. Menurut dia, tidak menutup kemungkinan kasus ini akan dikembakan lebih jauh setelah mendapat informasi dari Kepolisian di Surabaya atau Luwu Banggae.

Mustafa ditangkap anggota unit khusus Polsek Panakkukang setelah menerima laporan warga, Sabtu dini hari pukul 05.30 wita. Mustafa dilaporkan sebagai sosok mencurigakan di dalam kost-nya, jalan pengayoman blok f 5 no 5.

Masyarakat melihat Mustafa sejak mengontrak jarang keluar kamar kecuali ke masjid. Dia juga jarang bicara atau berkomunikasi. Dari tanganya diamankan sejumlah barang bukti diantaranya , lima buah KTP, satu laptop, tiga buah ponsel, dua buku paspor, dan sejumlah kartu kredit. (BjM Post)

Filed Under: Ruang Berita Terkini

Toko Barcode

Comment using your Facebook

RSSComments (4)

Trackback URL

Comments are closed.