Kartika Dewi Shukarno Menantang Pemerintah Malaysia Untuk Mencambuknya di Muka Umum
Ruang Hati | Aug 22, 2009 | Comments 6

Kartika Sari Dewi Shukarno, akan dicambuk pakai rotan enam kali
Organisasi pemerhati hak asasi Amnesti International meminta pemerintah Malaysia yang berkuasa dibawah pemerintahan perdana menteri Nadjib untuk membatalkan eksekusi hukuman cambuk sebanyak 6 kali pada model asal Singapura Kartika Sari Dewi Shukarno yang divonis hukuman tersebut setelah tertangkap sedang minum bir didepan publik.
Amnesti Internasional juga meminta pemerintah Nadjib segera menghapus hukuman cambuk yang dinilai tidak manusiawi dan melanggar hak asasi manusia tersebut. Selama ini pemerintah Malaysia memang menerapkan hukuman tersebut dilandasi atas hukum Islam yang menjadi dasar konstitusi negara itu.
Sementara itu Kartika Sari Dewi Shukarno menyatakan siap menjalani hukuman yang didakwa padanya tersebut minggu depan dengan menerima cambukan sebanyak enam kali. Bahkan Kartika menantang untuk hukuman cambuk itu bila perlu tidak dilaksanakan di ruang tertutup melainkan di lapangan terbuka dimana akan bisa disaksikan oleh masyarakat umum.
Kartika menerima itu semua karena ia ingin mentaati hukum yang berlaku disana. Sesuai rencana hukuman cambuk menggunakan rotan tersebut akan dilakukan Senin minggu depan. Ibu dua anak ini merasa sudah siap untuk menerimanya.

Kartika Sari Dewi Shukarno, saat bersama dua anaknya
Dua pertiga dari 28 juta penduduk Malaysia yang mana adalah muslim harus patuh dan tunduk pada hukum syariah yang berlaku disana. Semoga saja Kartika Sari Dewi Shukarno tabah dan ihklas menjalaninya dan Tuhan-pun menghapus kesalahan yang dilakukannya serta memberikan kebaikan berlipat padanya. (Mail Online)

Kartika Sari Dewi Shukarno, Menyatakan siap untuk menjalani hukuman cambuk rotan bahkan kalaupun di depan umum akan dijalaninya dengan ikhlas
Filed Under: Ruang Berita Terkini





