Ramadhan Tiba, Penyayi Lagu Religi Panen, Laris Manis
toko barcode | Aug 24, 2009 | Comments 2

Ramadhan membawa berkah besar bagi penyanyi lagu lagu religi
Bagi seniman, khususnya para musisi, Ramadhan berarti ajang unjuk kreativitas. Mereka berlomba-lomba menelurkan karya-karya religius. Setelah sibuk menembus pasar dengan lagu-lagu sekuler, momen Ramadhan dipakai kalangan pekerja seni ini untuk ‘rehat’ sejenak dari keduniawian’.
Ramadhan seakan menjadi momen yang tepat untuk mengisahkan kisah pertobatan, permohonan ampun dan pencarian terhadap Tuhan.
Yang terbaru adalah grup band Ungu. Grup dengan pentolan Pasha ini belum lama merilis album religi berjudul Maha Besar. Album berbentuk mini album ini masih mengisahkan soal kekaguman akan Tuhan sebagai pencipta. Makanya, tak heran jika judul album diberi nama Maha Besar. Single-single-nya pun penuh nuansa takjub pada sang pencipta, seperti Dia Maha Sempurna, Hanya Kau, Maha Besar.
Ungu cukup aktif menerbitkan album-album religi. Tahun 2008, grup yang terdiri atas lima pria ini (Pasha, Enda, Oncy, Rowman dan Makki) meluncurkan album Aku dan Tuhanku, menyusul album pada 2007 bertajuk Para PencariMu. Balik ke tahun 2006, Ungu sukses melalui album SurgaMu. Kabarnya dalam 10 hari saja, album mini religi ini terjual 150 ribu keping.
Tapi berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, album religi Ungu yang teranyar ini mengambil genre rock, alias meninggalkan aliran musik padang pasir yang biasanya akrab di jalur musik religi.
Enda, seorang personel Ungu mengatakan alasannya saat peluncuran belum lama ini di Panti Asuhan Darul Aitam, Jakarta. Dia mengatakan, “Ungu ingin lagu-lagu religi kali ini beda karena ini adalah album religi yang keempat bagi Ungu. Kalau tetap sama dan nggak jauh beda dengan lagu religi lain di pasaran, sayang,” kata Enda, sang gitaris sekaligus penyanyi latar.

Dakwah lewat lagu, semoga tidak terseret ke komersialisasi agama
Perbedaan album religi mini yang terdiri atas tiga lagu itu dengan album religi lainnya, menurut dia, terletak pada sentuhan rock yang kuat.”Bersama Oncy, saya memasukkan unsur distorsi gitar yang cukup tebal pada interlude lagu Maha Besar,” katanya mencontohkan.
Menurut Pasha, sang vokalis, peran Makki (bass) dan Oncy–mantan gitaris grup Funky Kopral– dalam pembuatan album dengan sentuhan rock kali ini sangat besar meskipun keputusan akhir pembuatan lagu-lagu Ungu tetap ada pada forum workshop aransemen.Tentang lagu-lagu yang ada dalam album religi baru tersebut, Enda menjelaskan, bahwa salah satunya yakni lagu Maha Sempurna dibuat Pasha dengan meminjam gitarnya ketika sedang membuat klip video album Penguasa Hati di Australia.
Sebagian lirik lagu itu, katanya, diambil dari Ayat Kursi (Al Quran Surat Al Baqarah, ayat 255). “Meskipun amat kental nuansa rocknya, Dia Maha Sempurna lahir dari pemahaman Ungu tentang sang Maha Pencipta,” kata Pasha tentang lagu yang kini klip videonya sudah ditayangkan di televisi itu.
Sementara lagu Hanya Kau ditulis oleh Enda yang kemudian berkolaborasi dengan Pasha membuat lagu Maha Besar. Di samping itu, kemasan mini album religi Ungu kali ini juga dibuat beda. Trinity Optima Production mengemasnya dalam bentuk cakram digital (CD) album interaktif lagu yang juga memuat menu eksklusif mengenai Ungu berupa proses pembuatan album, galeri, lirik dan chord lagu, perjalanan album religi dan Cliquers Fans Club Ungu. Perbedaan-perbedaan itu diharapkan bisa mengulang sukses album religi Aku dan Tuhanku yang diluncurkan Ungu tahun 2008.
Video Klip
Jika grup Ungu baru meluncurkan album bulan ini, maka ST12 dan Wali sudah lebih dulu woro-woro soal album religi sejak Juli lalu.
ST 12 memperkenalkan KebesaranMu dan MemujaMu pada 16 Juli 2009 dan sudah dibuat video klipnya. Keduanya dipaket dalam album baru Puspa Repackage.
Vokalis/gitaris ST 12 Muhammad Charly van Houten mengatakan, dua lagu bertemu reliji tersebut merupakan bentuk syukur kepada Allah yang telah memberikan sukses dan rezeki sekaligus sebagai pengingat dari hal-hal yang tidak direstui-Nya.
“Melalui grup musik ST 12 kami sudah diberikan banyak rezeki dan sukes termasuk ibadah umrah ke Mekkah di Arab Saudi,” kata Charly van Houten.
Dua lagu bertema reliji dalam album Puspa Repackage yakni MemujaMu yang baru diciptakan oleh Charly serta lagu KebesaranMu yang pernah dirilis dalam album sebelumnya.
Dan tiga hari sebelumnya, grup band Wali bahkan mencuri awal dengan single-single relijius, seperti Mari Shalawat, Ya Allah dan Aku Cinta.
Aji, manajer Wali mengungkapkan album berjudul Ingat Shalawat ini berisikan satu lagu lama Aku Cinta Allah, ditambah empat lagu baru religi lainnya, yaitu Mari Shalawat, Ya Allah, Tuhan, dan Tomat (tobat maksiat)
Dengan lagu andalan Mari Shalawat, Aji berharap album religi yang akan di-launching 18 Juli ini dapat diterima dengan baik di masyarakat.
Dia mengungkapkan, sebenarnya munculnya album religi ini tidak juga mumpung datangnya Ramadan. Sebenarnya, mereka sudah berencana sejak tahun lalu. Namun, karena tahun lalu hanya bisa mengeluarkan single saja, tahun ini akhirnya bisa mengeluarkan album.
Bukan Dominasi Grup Band
Album religi bukan melulu dominasi grup band saja. Beberapa nama penyanyi seperti Opick dan Amanda juga cukup merajai pasar musik religi. Yang terbaru dari kalangan ini adalah penyanyi pendatang baru yang juga meluncurkan single religi, Vidi Aldino.
Mengenai peluncuran singlenya berjudul Keagungan Tuhan itu, Vidi berujar, “Nyanyi atau tidak nyanyi religi, harus tetap berperilaku baik”. Selain Vidi, ada pula pesinetron Intan Nuraini (24) yang membuat album religi kompilasi bertajuk Sang Penciptaku Vol II. Di album itu, selain Intan, ada penyanyi lain, yaitu Asmirandah, Revalina S Temat, Melanie Putria, Langit Band, Karina Rachmadini, Leeya, Ika Putri, Faisal Riza Rahman, dan Ivan Gunawan. Peluncuran ini dilakukan awal Agustus.
Tapi ternyata tidak semua ikut euforia peluncuran album Ramadhan. Grup musik remaja The Sister yang digawangi Shireen Sungkar dan Saskia Sungkar ternyata ragu untuk merilis album religi.
“Belum berpikir membuat album religi. Kalau mau membuat album religi sudah telat karena waktunya enggak cukup,” ujar Shireen di Studio Penta, Kebon Jeruk, Jakarta Barat (Investor)
Artikel Menarik Lain:
Filed Under: Ruang Berita Suka Suka




