Borneo Adventure
Barcode Scanner

Segera, YouTube Sewakan Film Box Office Buat Anda

Anda pengakses YouTube? Rencananya, YouTube akan menayangkan film-film produksi studio terkemuka. Namun, tentu saja film itu bisa diakses jika kita membayarnya. Saat ini, pengelola situs video online itu tengah mengadakan pembicaraan dengan beberapa studio film terkemuka untuk membahas penyewaan film melalui video streaming di internet.

Sebentar lagi Anda bisa streaming Film Box Office terbaru di You Tube

Sebentar lagi Anda bisa streaming Film Box Office terbaru di You Tube

Menurut sumber yang dekat dengan proses pembicaraan itu, jika keinginan YouTube itu terwujud maka ini akan menjadi tanda bahwa untuk pertama kalinya YouTube mengenakan biaya kepada pengakses yang ingin melihat video. Seperti dilaporkan REUTERS, Rabu (2/9) waktu New York, YouTube yang dimiliki raksasa bisnis internet Google Inc itu sedang mendiskusikan rencana penyewaan video streaming lewat internet dengan Lions Gate Entertainment Corp, Sony Pictures, serta Warner Brothers.
Layanan film akan tersedia setelah disewa dengan pembayaran seperti di iTunes milik Apple Inc, Netflix maupun Amazon.Com. Dengan demikian, YouTube akan mengenakan biaya bagi pengakses video dengan biaya sekitar USD 3,99 untuk sekali sewa.

Seperti diketahui, YouTube yang menjadi situs penyedia video terkemuka di dunia, menggratiskan seluruh tayangang videonya. Namun YouTube bisa mengandalkan pendapatan dari iklan. Saat ini, YouTube tercatat memiliki berbagai arsip film, acara TV dan klip promosi dari tiga studio ternama dan beberapa mitra lainnya. “Kami berharap dapat melakukan ekspansi melalui hubungan istimewa kami dengan studio film dan seleksi video-video yang kami tawarkan kepada masyarakat,” ujar juru bicara YouTube, Chris Dale.

YouTube kini juga tengah mengadakan negosiasi dengan banyak media untuk membangun sebuah perpustakaan tentang arsip film dan video secara profesional agar bisa mendatangkan uang. Bulan lalu, YouTube mengumumkan kerjasamanya dengan Time Warner Inc, termasuk CNN and TNT. Sedangkan Walt Disney telah melakukan kesepakatan serupa pada Bulan Maret lalu.

Meski demikian rencana YouTube itu bukannya terbebas dari kritik. Analis dan investor di Wall Street khawatir YouTube akan mengeluarkan dana lebih besar daripada pendapatan iklan.(ara/jpnn)

Filed Under: Ruang Berita Suka SukaRuang Berita Terkini

Toko Barcode

Comment using your Facebook

RSSComments (1)

Trackback URL

Comments are closed.