Borneo Adventure
Barcode Scanner

Akhirnya Mertua Noordin M Top Meminta Maaf Melalui Media

Teror demi teror yang ditebar Noordin M. Top di Indonesia selama sembilan tahun membuat keluarganya merasa perlu meminta maaf kepada rakyat negeri ini. Mertua Noordin, Rusdi Hamid, sebagai tokoh tertua di keluarga tersebut menyampaikan permintaan maaf secara terbuka melalui media.

Sketsa Noordin M Top yang pernah ada

Sketsa Noordin M Top yang pernah ada

Pria 68 tahun itu mewakili ahli waris dan berharap semua pihak berkenan memaafkan segala kesalahan sang menantu. ”Sebagaimana lazimnya ahli waris, saya hanya bisa memohon agar segala pengurusan jenazah dipermudah oleh pemerintah Indonesia,” kata Rusdi sambil berkaca-kaca  di Pesantren Luqmanul Hakiem, kawasan Ulu Tiram, Johor Bahru (20/9).

Dia menuturkan, keluarga telah memberikan kuasa penuh untuk pengurusan jenazah kepada Badarudin Ismail. Bentuk resminya adalah mengeluarkan surat kuasa yang ditandatangani putrinya, Siti Rahma (istri Noordin).

Menurut pria berjenggot itu, selambatnya Rabu (23/9) segala urusan administrasi diajukan kepada pemerintah Indonesia melalui kuasa Kementerian Dalam Negeri Malaysia. ”Sebab, saat ini semua kantor masih libur raya (Idul Fitri, Red),” jelasnya.
Siti Rahma, kata Rusdi, sangat terpukul atas kabar kematian sang suami. Walaupun sudah hampir sembilan tahun berpisah, kini Siti akhirnya resmi menjanda. Selanjutnya, kata dia, tiga cucu hasil perkawinan putrinya dengan Noordin akan berada di bawah kuasa dan tanggungannya. ”Hari ini, karena Idul Fitri, saya sempatkan membelikan baju baru untuk menyenangkan hati mereka. Selanjutnya, apa kata Allah saja lah,” ucapnya sambil membenahi letak kacamatanya.

Ditemui terpisah, juru bicara keluarga, Badarudin Ismail, menambahkan, dalam waktu dekat dirinya mengajukan permohonan izin memberangkatkan enam orang ke Indonesia. Mere ka adalah Siti Rahma dan tiga anaknya, Firdaus (adik ipar Noordin), serta Yahya (kakak Noordin). ”Kami akan meminta bantuan kerajaan dan pemerintah Malaysia terkait hal ini,” ungkapnya.

Jadwal keberangkatan ke Indonesia, jelas dia, masih dirahasiakan karena keluarga tak ingin informasi itu terendus media. Bagaimanapun, kata dia, keluarga tak ingin identitas dan foto mereka terpampang secara vulgar di media-media Indonesia. ”Itulah yang masih kami bahas dengan keluarga besar agar kami tidak salah langkah,” tegasnya.

Adik ipar Noordin, Firdaus bin Rusdi, 22, menyatakan bahwa kematian Noordin sangat mengejutkan. Namun, dia mengaku tidak sedih karena yakin sang kakak ipar kini telah berstatus syahid. Apalagi, kata dia, Noordin mening gal pada bulan suci Ramadan.

Dia menghormati Noordin kare na pendiriannya untuk berjihad sangat teguh. ”Saya menghorma ti beliau dan semua alumnus Luq manul Hakiem yang telah rela mengorbankan nyawa,” ujarnya.

Firdaus mengungkapkan, tiga keponakannya (putra-putri Noordin) bisa menerima kabar itu dengan tabah. Meski cukup membuat sebagian keluarga terpukul, ternyata kematian Noordin tidak meme ngaruhi psikologis anak-anak most wanted FBI tersebut. ”Kami bersyukur atas berkat rahmat Allah, semua bisa menerima dengan lapang dada,” katanya. (Zulham Mubarak JPNN)

Filed Under: Ruang Berita Terkini

Toko Barcode

Comment using your Facebook

RSSComments (3)

Trackback URL

Comments are closed.