Kriminalisasi KPK Akan Dibahas di Konfrensi Korupsi Internasional PBB, Duh Malunya Bangsa Ini
Ruang Hati | Nov 11, 2009 | Comments 37
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berencana menjelaskan kasus yang menimpa dua pimpinan nonaktif, Bibit Samad Riyanto dan Chandra M Hamzah, dalam konferensi United Nation Convention Against Corruption (UNCAC). Pemerintah menilai itu tidak masalah. “Itu kewenangan KPK,” kata Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Djoko Suyanto usai mendampingi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terbang ke Malaysia dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu 11 November 2009.
Konferensi Korupsi se-dunia itu akan digelar Doha, Qatar pada 9-13 November 2009. Dua pimpinan KPK yang menjadi delegasi ke Doha yakni Mas Achmad Santosa dan M Jasin. “Tapi saya dengar memang sudah ada jadwal,” ujar Djoko Suyanto. Sebelumnya, menurut juru bicara KPK, Johan Budi SP, Mas Chmad Santosa dan M Jasin siap memberikan keterangan kasus yang menimpa dua pimpinan nonaktif itu.
“Mereka akan menjelaskan progres KPK soal pemberantasan korupsi,” kata Johan di Gedung KPK, Jakarta, Selasa 10 November 2009 lalu. Seperti diketahui, polisi menetapkan Bibit Samad Riyanto dan Chandra M Hamzah, sebagai tersangka. Bibit dan Chandra dituduh telah menyalahgunakan kewenangannya dan menerima suap.
Tim Pencari Fakta kasus dugaan kriminalisasi, Bibit dan Chandra, juga sudah mengumumkan kesimpulan sementara terkait pengusutan kasus yang menimpa komisioner nonaktif KPK itu. Sumber: Vivanews

Mau ditaruh dimana muka kita bila bangsa-bangsa lain melihat tingkah dan moral para pejabat tinggi negeri ini sangat mudah dikendalikan oleh mafia-mafia peradilan
Filed Under: Ruang Berita Terkini





