Borneo Adventure
Barcode Scanner

Biadab!! Setelah Disekap, Keperawanan Siswi SMP Dijual Rp 1 Juta Oleh Oknum TNI

trafficking smpKasus penjualan manusia (trafficking) kembali terjadi di Kota Medan, Sumatera Utara.Dua kakak beradik berinisial RH dan E, yang berstatus pelajar SMP, disekap selama empat hari oleh dua pria yang diduga oknum TNI. Korban E, si adik, yang masih perawan dihargai Rp 1 juta. Sedangkan kakaknya RH dihargai Rp 700 ribu selama melayani nafsu kedua oknum tersebut.

Informasi yang diterima Pos Kota, Rabu (27/1), terperosoknya dua pelajar itu menjadi korban tarficking, setelah ada tawaran dari teman-teman korban yakni Riz, Deb dan San  yang menyebutkan ada oknum aparat di Belawan yang ingin mengajak mereka kencan dengan imbalan Rp 10 juta.

Kedua gadis yang hidup dari keluarga miskin dan mengaku belum membayar uang sekolah selama 6 bulan itu, tergiur dengan tawaran tersebut. Mereka menghitung-hitung uang yang akan mereka terima dapat membayar uang sekolah dan memberi HP Blackbery yang kini sudah tren digunakan oleh kalangan remaja.

Ternyata, impian Rp 10 juta yang didambakan kedua gadis belia itu hanya tipu muslihat belaka. Mereka malah disekap untuk melayani pria berpangkas cepak itu di lokasi hotel yang berpindah-pindah di Belawan maupun Medan. Kapolres KP3 Belawan, AKBP Endro Kiswanto, mengatakan pihaknya berhasil menyelamatkan kakak beradik RH dan E, pelajar SMP salah satu perguruan swasta di Medan Marelan yang menjadi korban trafficking, dari sebuah rumah persembunyian mereka di Pasar III Kelurahan Rengas Pulau Medan Marelan.

Menurut Endro, terbongkarnya kasus trafficking tersebut setelah adanya laporan M Ridwan, ayah korban, warga Kelurahan Tanah Enamratus, Kecamatan Medan Marelan. Sebelum mengadu ke Polres KPPP Belawan, Ridwan telah berusaha mencari anaknya yang telah meninggalkan rumah selama sepekan lebih. Dari hasil pencarian, Ridwan, mendapat kabar kedua putrinya yang masih SMP itu berada di Pardede Cottage Internasional yang berlokasi di Jalan Pelabuhan Raya Belawan. Kemudian Ridwan melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian.

Penyelidikan pun dilakukan hingga polisi berhasil menemukan kakak beradik itu. Selanjutnya petugas juga menangkap Erwin,27, penarik ojek warga Jalan Baut Kelurahan Tanah Enamratus dan Riz,17, Deb,17, serta San,17, yang masih berstatus sebagai pelajar. Mengingat ada tiga pelajar yang terkait dalam keterlibatan “penjualan” RH dan E, Polres KPPP Belawan hanya menahan Erwin sang penarik ojek yang lebih banyak berperan. Sedangkan Riz, Ded dan San penahanannya ditangguhkan karena harus bersekolah dan dikenakan wajib lapor.

Soal keterlibatan oknum TNI yang disebut-sebut oleh tersangka Erwin, pihak Polres KPPP Belawan telah melakukan koordinasi dengan pimpinan oknum tersebut.”Kalau hasil pemeriksaan nantinya benar ada keterlibatan oknum TNI, maka kita meminta pimpinan oknum tersebut untuk memproses yang bersangkutan,” ujar Endro.
(Sumber Pos Kota)

Filed Under: Ruang Berita Terkini

Toko Barcode

Comment using your Facebook

RSSComments (36)

Trackback URL

Comments are closed.