Sidang Ariel Berbuntut Kemarahan Suku Adat Dayak
ruang hati | Jan 21, 2011 | Comments 0
Sidang adat Dayak terhadap Prof Thamrin Amal Tamagola akan digelar Sabtu (22/1/2010). Panitia pun telah melakukan persiapan, termasuk mengantisipasi kemungkinan jumlah pengunjung sidang yang diperkirakan mencapai ribuan. Ketua panitia pelaksana, Ben Brahim S Bahat, mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk melakukan pengamanan terbuka dan tertutup.

Demo dari suku adat dayak yang menyoal pernyataan Thamrin saat jadi saksi ahli di sidang Ariel
Selain itu, panitia juga menyiapkan kawasan rumah adat atau Betang Tingang Nganderang di Jalan DI Pandjaitan, yang akan dijadikan lokasi tempat sidang adat. Sesuai hasil rapat persiapan, sidang rencananya digelar pukul 10.00 WIB, namun didahului keterangan pers secara terbuka oleh Prof Thamrin Amal Tamagola, terkait pernyataan maafnya kepada masyarakat Dayak atas kekeliruan yang dilakukannya.
Selama acara berlangsung, dua jalan yakni Jalan DI Pandjaitan dan Jalan Sudirman yang mengapit betang tersebut, akan ditutup. Untuk mengantisipasi membeludaknya pengunjung sidang, kata Ben Brahim, panitia menyiapkan sejumlah tenda di sekeliling betang dan kedua jalan sekitar betang. Tenda tersebut akan dilengkapi layar monitor sehingga warga juga bisa menyaksikan acara yang sedang berlangsung.
Prof Thamrin Amal Tamagola akan menjalani sidang adat Dayak lantaran pernyataannya melukai hati masyarakat Dayak. Saat menjadi saksi ahli sidang kasus asusila terdakwa Nazriel Irham alias Ariel Peterpan, Thamrin menyebutkan bahwa masyarakat Dayak terbiasa dengan hubungan seks tanpa ikatan. Pernyataan itu kontan langsung menuai protes keras dari masyarakat Dayak di berbagai daerah. (Sumber)
Filed Under: Ruang Berita Terkini





