Ruhut Sitompul: Nazaruddin Pulanglah Atau Ditembak Mati
ruang hati | Jul 04, 2011 | Comments 4
Partai Demokrat tidak henti-hentinya meminta tersangka kasus suap pembangunan wisma atlet, Muhammad Nazaruddin untuk kembali ke tanah air menyelesaikan kasus yang melilitnya. Menurut anggota Partai Demokrat, Ruhut Sitompul partainya tidak kurang-kurang meminta Nazaruddin pulang. Ruhut pun mengaku paling keras meminta rekan partainya yang dikabarkan berada di Singapura untuk cepat pulang.

Ruhut Sitompul dan Nazaruddin saat masih bersama di Partai Demokrat
“Nazaruddin kau harus pulang jangan sampai ditetapkan jadi DPO, kalau sudah DPO bisa ditembak mati kau, kalau ketemu polisi tapi tidak mau pulang. Saya minta itu OC Kaligis, bujuklah klienmu supaya pulang, daripada jadi DPO terus ditembak mati,” ucap Ruhut kepada wartawan, Senin (4/7/2011).
Tetapi Ruhut berharap kalau Nazaruddin bisa terus membongkar orang-orang yang terlibat dalam kasus tersebut. “Saya sendiri berharap dia tidak mati, supaya bisa membongkar kasus-kasus korupsi yang dia tahu,” ucapnya. Ruhut berdoa semoga Kapolri Timur Pradopo bisa menemukan dan membawa pulang Nazaruddin supaya kasus yang menyeret sejumlah nama di dalam partai Demokrat bisa terungkap tuntas.
Selain itu jalur pemerintah pun harus terus menjajaki diplomasi dengan Singapura supaya para negara tersebut tidak menjadi tempat pelarian koruptor-koruptor Indonesia. “Jangan sampai Singpura itu jadi negara yang munfaik, karena melindungi koruptor. Berapa banyak koruptor yang lari ke sana, dan mereka di sana kan bayar pajak juga,” terang Ruhut.
Nazaruddin saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Assetnya pun rencananya akan segera disita KPK. Tetapi sang mantan bendahara umum Partai Demokrat tetap dengan bebas berkeliaran dengan menghembuskan isu-isu yang terus menyeret beberapa nama terlibat dalam kasus yang melilitnya. (Sumber)
Filed Under: Featured • Ruang Berita Politik





